Kitab Syi’ah: Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih

Tentang kitab Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih

Kitab ini termasuk ke dalam salah satu kitab ushul yang empat, kitab ini berisi kumpulan hadits-hadits riwayat Ahlul Bait khusus dalam bidang kajian fiqih. Syaikh Shaduq dalam kitab ini ketika meriwayatkan hadits tidak menuliskan sanadnya secara lengkap, penulisan sanad-sanad hadits secara lengkapnya beliau tulis di dalam sebuah kitab yang berbeda, yaitu kitab Masyayikh.

Penulisnya

Beliau adalah Asy-syaikh Abuu Ja’far Muhammad bin ‘Ali bin Al-hussain bin Muusaa bin Baabawaih Al-qumi, yang dikenal dengan nama Ash-shaduq.

Syarah-syarah Kitab Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih

  1. Syarahnya Syaikh Muhammad bin Al-hussain bin ‘Abdu Ash-shamad Al-haaritsi Al-hamdaani, yang dikenal dengan sebutan Syaikh Albaha’i (wafa tahun 1030 H),

  2. Mu’aahad An-nabiyah fi Syarah Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih, karya Syaikh Abi Ja’far Muhammad bin Al-hassan bin Zainuddin Asy-syahid Ats-tsani (wafat tahun 1030 H),

  3. At-ta’liqah, karya Maula Murad bin ‘Ali Khan At-tafrisi (wafat tahun 1051 H),

  4. Raudhah Al-mutaqin fi Syarah Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih, karya Syaikh Muhammad Taqi bin Maqshud ‘Ali Al-majlisi Al-awal (wafat tahun. 1070 H),

  5. Al-lawami’ Al-qudsiyah, karya Majlisi awal Muhammad Taqi Ibn Maqshud,

  6. Syarah karya Maula Hisaam Ad-din Muhammad Shalih bin Al-maula Ahmad As-sururi Al-mazandarani (wafat tahun 1081 H),

  7. Mu’aahad At-tanbiih Fi Syarah Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih, karya Syaikh Al-mudaqiq Muhammad bin Al-hassan (wafat tahun 1099 H),

  8. Mi’raj An-nabih Fi Syarah Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih, karya Syaikh Yusuf Al-bahrani penulis kitab Hadaiq (wafat tahun 1186) H. Menurut penuturan ‘Allamah At-tahrani yang menukil dari kitab Lu’lu’ah Al-bahrain penulisan kitab tersebut tidak sampai selesai,

  9. Syarah karya Sayyid Al-amiir Muhammad Shalih bin Al-amiir ‘Abdu Al-wasi’ Al-khawatuun Aabadi (wafat tahun 1116 H),

  10. Tanbihat An-nabih Fi Syarah Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih, karya Syaikh Muhammad ‘Ali bin Qaasim Kasykuul Al-haairi, seorang ulama kurun 13 (tiga belas) hijriyah,

  11. Man Laa Yahdhuruhu An-nabih Fi Syarah Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih, karya Syaikh ‘Abdullah Ibn Al-haaj Shalih As-samaahihiy (wafat tahun 1135 H), penulisannya tidak sampai selesai. Kemudian dalam ijazahnya kepada Syaikh Nashir, kitab tersebut diberi nama Irsyad Dahni An-nabih Fi Syarah (Asaanid Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih), kemudian diberi nama Irtiyaad Dzahni An-nabih Fi Syarah Asanid Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih.

  12. Miftah An-nabih Fi Syarah Al-faqih, karya Miirazaa Muhammad bin ‘Abdu An-nabi An-naisaaburi, yang terbunuh di Kazhimiyah pada tahun 1232 Hy,

  13. Syarah Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih -dengan bahasa Parsi-, karya Sayyid Abuu Al-qaasim bin Muhammad Baaqir Ad-dahkaradi (wafat tahun 1232 H).

Hasyiyah Kitab Man Laa Yahdhuruhu Al-faqih

  1. Haasyiyah karya Syaikh Muhammad ‘Ali bin Muhammad Al-balaaghi (wafat tahun 1000 H),

  2. Haasyiyah karya Syaikh Muhammad bin Zain Ad-din Asy-syahid (wafat tahun 1030 H),

  3. Haasyiyah Man Laa Yayahdhuruhu Al-faqih, karya Muhaqiq Ad-damaad As-sayyid Baaqir Al-husaini (wafat tahun 1041 H),

  4. Hasyiyah karya Sayyid Ahmad bin Zain Al-’aabidin Al-’alawi Al-’amili, penulis kitab Bayan Al-haq, wafat sebelum tahun 1060 H,

  5. Haasyiyah karya Khalifah Sulthan Al-miir ‘Alaa’ Ad-din Hussain bin Rafii’ Ad-din Muhammad Al-mar’asi Al-amali (wafat tahun 1064 H),

  6. Haasyiyah karya Maula ‘Azizullah (wafat tahun 1074 H), beliau adalah anak Muhammad Taqi Al-majlisi yang paling besar , menurut Al-mirazaa Haidar ‘Ali dalam risalah Ansab Al-majlisi,

  7. Haasyiyah Al-faqih karya Maula Al-mulaa Miraad Al-kasyamiri, ulama kurun 11 (sebelas) H dan awal kurun 12 (dua belas) H,

  8. Haasyiyah Al-faqih karya Mula ‘Abdu An-nabi Ibn Asy-syaikh Syaraf Ad-din Muhammad Asysarif Ath-thasuji (wafat tahun 120 H),

  9. Haasyiyah karya Syaikh Muhammad bin ‘Ali bin Yuusuf bin Sa’ad Al-bahraani, putera dari Asy-syaikh Ahmad Al-ishbahani,

  10. Haasyiyah karya Agha Jamal Ad-din Muhammad bin Al-hussain Al-khawaanasaari (wafat tahun 1125 H),

  11. Haasyiyah karya Miirazaa ‘Abdullah bin Al-miirazaa ‘Iisaa, penulis kitab Riyadh Al-’ulama.

Jumlah Bab dan hadits-haditsnya

Ada perbedaan pendapat di kalangan para ulama meengenai jumlah bab dan jumlah hadits dalam kitab Al-faqih, akan tetapi agar tulisan artikel ini tidak berkepanjangan, dari beberapa pendapat yang ada kami memilih untuk menulis pendapat yang paling masyhur saja.

Jumlah Bab

Telah berpendapat Al-muhaqiq An-nuri, menukil dari Asy-syaikh Al-baha’i dan At-tafriisyi di dalam syarah terhadap Al-faqih karya keduanya, Al-’alaamah Agha Bezerk Ath-thehrani di dalam Adz-dzari’ahnya mengikuti pendapat ini, berikut uraian pendapat ini;

  • Juz pertama 87 (delapan puluh tujuh) bab

  • Juz kedua 228 (dua ratus dua puluh delapan) bab,

  • Juz ketiga 173 (seratus tujuh puluh tiga) bab,

  • Juz keempat 178 (seratus tujuh puluh delapan) bab.

Maka jumlah keseluruhan babnya adalah 666 (enam ratus enam puluh enam)bab. Dan pendapat ini adalah pendapat yang masyhur di kalangan para ulama dan para pensyarah kitab Al-faqih.

Jumlah Hadits

Al-maula Muraad At-tafriisi di dalam syarahnya atas kitab Al-faqih yang berjudul At-ta’liqah As-sajaadiyah dan Asy-syaikh Baha’i dalam syarahnya terhadap kitab Al-faqih yang menukil darinya Al-’alaamah An-nuri di dalam Khatimah Mustadrak Wasa’il, dan Al-muhaqiq Yusuf Al-bahrani juga berpendapat dengan hitungan ini, berikut uraiannya;

  • Juz pertama,

Hadits musnad 777 (tujuh ratus tujuh puluh tujuh) hadits,

Hadits mursal 841 (delapan ratus empat puluh satu) hadits,

Jumlah keseluruhan hadits dalam juz pertama adalah 1618 (seribu enam ratus delapan belas) hadits.

  • Juz kedua,

Hadits Musnad 1064 (seribu enam puluh empat) hadits,

Hadits Mursal 573 (lima ratus tujuh puluh tiga) hadits,

Jumlah keseluruhan hadits dalam juz kedua adalah 1637 (seribu enam ratus tiga puluh tujuh).

  • Juz ketiga,

Hadits Musnad 1295 (seribu dua ratus sembilan puluh lima) hadits,

Hadits Mursal 510 (lima ratus sepuluh) hadits,

Jumlah keseluruhan hadits dalam juz ketiga adalah 1305 (seribu tiga ratus lima) hadits,

  • Juz keempat,

Hadits Musnad 777 (tujuh ratus tujuh puluh tujuh) hadits,

Hadits Mursal 126 (seratus dua puluh enam) hadits,

Jumlah keseluruhan hadits dalam juz empat adalah 903 (sembilan ratus tiga) hadits,

  • Jumlah keseluruhan hadits musnad yang ada dalam kitab adalah 3913 (tiga ribu sembilan ratus tiga belas) hadits,

Jumlah keseluruhan hadits mursal yang ada dalam kitab adalah 2050 (dua ribu lima puluh) hadits,

Jumlah keseluruhan hadits yang ada dalam kitab adalah 5963 (lima ribu sembilan ratus enam puluh tiga) hadits.


Sumber:

1. Asy-syaikh Shaduq Wa Juhuduh Al-haditsiyah…,Karya Tsaa’ir ‘Abdu Az-zahraa’ Al-musawi, hlm. 1-48, Penerbit: Al-’tbah Al-’alawiyah Al-muqadasah, Maktabah Ar-raudhah Al-haidariyah, Najaf Al-asyraf, Iraq, tahun. 1432 H/2011 M

2. Photo under license of Pexels.com

Author: Kasyful Ghummah